Sheraton Bandung Hotel & Towers

4.2 (136 Ulasan)

Jalan Ir. H. Juanda No. 390, Bandung, Jawa Barat, 40135, Indonesia   •  Cuaca:    •   Waktu Setempat:     •  Telepon: (62)(22) 2503903  

4.2

Courtesy gambar : http://herryfaizal.blogspot.com

Tari Jaipong

Sebuah Kinerja Seni Tradisional Sunda

Jaipong diciptakan oleh Gugum Gumbira, seorang ahli tari yang tinggal di Jalan Bojongloa Bandung. Beliau memimpin Jugala Group dan telah menciptakan banyak tarian yang tersebar ke seluruh Indonesia terutama sekitar tahun 80an. Tarian Jaipong diciptakan di tahun 60an untuk menambah kumpulan tarian di Jawa Barat. Terinspirasi oleh tarian tradisional sebelumnya yang sudah ada sekitar tahun 1916 seperti ketuktilu, kliningan dan ronggeng, tarian yang paling digemari masyarakat Jawa Barat. Gugum memadukan tarian-tarian ini menjadi tari Jaipong dengan memberikan sentuhan dinamis, kebisingan dan erotisme. Pada kenyataannya, Jaipong tidak hanya terinspirasi oleh ketuk tilu, kliningan dan ronggeng, tapi juga oleh pencak silat yang semakin memperkaya gerakan tari jaipong, memberikan gerakan yang natural terhadap tari Jaipong.

Tanpa diragukan, lagu yang dipakai untuk mengiringi tarian ini pun menjadi popular. Rekaman lagu ini telat terjual lebih dari satu juta kopi di Indonesia. “Daunpulus Keserbojong” akhirnya menjadi lagu tema dari Tari Jaipong. Para penarinya pun menjadi populer di Indonesia, seperti Tati Saleh, Yeti Mamat, Eli Somali, dan Pepen. Mereka telah menari di banyak tempat dan banyak kesempatan. Penampilan reguler Gugum Gumbira di televisi turut mempengaruhi meledaknya tarian ini ke seluruh negeri. Bagaimanapun, tarian ini menghadapi banyak kontroversi. Gerakan erotis seringkali menjadi bahan cibiran orang-orang, terlebih lagi saat tarian ini ditampilkan secara eksklusif di dalam suasana yang resmi.

Bagaimanapun, popularitas tak dapat dihindari. Tarian ini berkembang seiring berjalannya waktu. Tarian baru seperti toka-toka, kawung anten, sonten memperpanjang keberadaan jaipong ke seluruh negeri. Penari-penari baru bermunculan dan tampil di dunia internasional seperti Yuyum Yumiati Mandiri. Mira Tejaningrum dan Mimin Mintarsih. Mereka menggantikan penari senior dan kemudian menjadi terkenal. Kreativitas dalam tari Jaipong pun terus bertumbuh. Mulai dengan sentuhan tradisional dan gamelan Sunda yang perlahan digantikan oleh musik dangdut. Dari sinilah lahir genre baru yang dinamakan Pong Duta tau Jaipong Dangdur yang dimulai oleh Nur dan Leni. Tarian Jaipong sangat mudah dipelajari. Bila ada pertunjukan, mari bergabung dengan para penarinya dan mulailah menari bersama.